WHAT IS THE TREND ?


Limbah merupakan sisa pengolahan yang bisa berdampak pada kebersihan dan kesehatan lingkungan kalau tidak diolah dengan benar. Pasalnya, proses industri yang terus berkembang seiring peningkatan kebutuhan hidup manusia menghasilkan limbah B3 atau Limbah Bahan Berbahaya dan Beracun. Perlu pengolahan air limbah yang baik agar bahan yang berbahaya tidak memberi dampak negatif pada lingkungan. Jangan heran kalau IPAL memerlukan teknologi Turbojet Aerator dalam pengolahan limbah untuk menghasilkan suplai oksigen.

Mengenal jenis limbah yang ada di sekitar

Limbah bisa berbentuk padat, gas atau cair yang bisa saja merusak ekosistem lingkungan. Jangan buang limbah ke lingkungan secara sembarangan sebab bisa menimbulkan dampak yang berbahaya. Berikut jenis limbah berdasarkan sumber produksi :

1. Limbah pemukiman

Baik limbah padat maupun cair hasil rumah tangga harus dibuang ke saluran pembuangan atau septic tank agar tidak merusak perairan atau lingkungan sekitar. Air yang telah tercemar bisa membuat masalah penyakit bagi kesehatan Anda dan keluarga.

2. Limbah industri

Setiap industri wajib mematuhi Peraturan Pemerintah Nomor 18 Tahun 1999 tentang pengolahan limbah B3. Industri menghasilkan limbah padat, gas dan cair yang masuk kategori B3 sehingga perlu pengelolaan yang bagus.

3. Limbah pertanian

Penggunaan bahan kimia seperti pupuk dan pestisida menyebabkan masalah yang cukup serius. Apabila petani menggunakan bahan pestisida berlebihan bisa menyebabkan sayuran atau hasil pertanian terkontaminasi bahan kimia, sedangkan penggunaan pupuk yang berlebihan bisa menyebabkan pertumbuhan gulma yang meningkat.

4. Limbah pertambangan

Industri pertambangan menghasilkan limbah yang bisa memberikan dampak negatif bagi lingkungan. Misalnya pertambangan emas yang perlu melakukan proses lanjutan dengan air raksa sehingga menghasilkan logam berat cair.

5. Limbah sisa pariwisata

Kapal motor yang menjadi bagian wisata bahari bisa saja menyebabkan hasil limbah cair berupa tumpahan minyak. Jika tidak ada pengelolaan yang bagus, alam yang tercemar bisa memberikan dampak negatif bagi kehidupan makhluk hidup di laut, danau atau sungai. Manusia yang memanfaatkan perairan juga bisa terdampak risiko keracunan atau penyakit berbahaya.

Pengolahan air limbah yang benar

Jenis pengolahan yang dilakukan terbagi menjadi tiga yaitu pengolahan fisika, kimia dan biologis. Tujuan pengolahan air limbah untuk mengurangi BOD, partikel yang tercampur, membunuh patogen, menghilangkan racun, dan membuat limbah bisa terdegradasi dengan baik.

Untuk pengolahan air limbah yang dilakukan IPAL menggunakan Floating Surface Artaor. Instalasi air bersih dan IPAL menggunakan metode pengolahan kimia untuk menetralisir limbah asam dan basa. Pengolahan kimia pada limbah cair bisa memisahkan lumpur, memisahkan padatan yang tak terlarut, konsentrasi minyak dan lemak berkurang, serta ragam proses pengolahan yang bermanfaat lain. Kelebihan pengolahan kimia bisa menangani seluruh polutan anorganik yang bebas dari racun dan toksik.

Buat Anda yang memiliki industri atau usaha yang menghasilkan limbah, sebaiknya pertimbangkan untuk menggunakan Turbojet Aerator dan Floating Surface Aerator. Surface Aerator sangat membantu Anda yang memiliki bisnis peternakan yang menghasilkan limbah air mengandung konsentrat kotoran tinggi. Jika Anda abai terhadap pengolahan air limbah yang sesuai peraturan pemerintah, risiko berurusan dengan hukum akibat pencemaran lingkungan bisa saja terjadi.

Dengan menggunakan teknologi canggih yang bisa mengolah air limbah menjadi tidak berbahaya perlu Anda terapkan. Pengolahan limbah cair di daerah pemukiman hingga daerah perairan yang tercemar harus diperhatikan dengan benar. Lingkungan yang bersih dan aman dari limbah beracun bisa meningkatkan kesehatan penghuni di sekitarnya.

Yuk, segera manfaatkan perkembangan teknologi untuk mengolah limbah cair hasil pemukiman atau industri lebih efektif!



Post a Comment

أحدث أقدم
test banner